Menelusuri Tiap Jengkal Museum Ronggowarsito

Semarang – Ketika memiliki waktu senggang, biasanya kebanyakan dari kita akan memilih untuk berkunjung ke pusat perbelanjaan atau Mall. Sangat jarang dari kita yang langsung terlintas untuk memilih museum sebagai destinasi wisata untuk mengisi waktu luang. Padahal, banyak lho museum yang bagus dengan koleksi yang cukup lengkap. Museum Ronggowarsito salah satunya. Museum yang terletak di jalan Abdul Rahman Saleh ini bisa dikatakan sebagai museum yang “serba ada”, karena di museum ini kita dapat menemukan berbagai koleksi lintas zaman. Koleksi-koleksi tersebut terbagi dalam tiga gedung yang masing-masing memiliki dua lantai. Penasaran dengan isi museum ini? Yuk mari kita jelajahi bersama.

Disaat memasuki ruangan di gedung pertama, kita akan disuguhi pemandangan berbagai jenis bebatuan yang terdapat di bumi. Di ruang ini, juga terdapat miniatur goa yang dapat menunjukkan kepada kita seperti apa bentuk stalaktit dan stalakmit. Kemudian, setelah puas memandangi berbagai jenis bebatuan, kita akan kembali dibuat kagum dengan pemandangan fosil hewan purba yang terdapat di ruangan selanjutnya. Disini kita juga dapat melihat replika manusia purba yang masih menetap di dalam goa. Terakhir, diruangan selanjutnya kita dapat melihat replika berbagai candi-candi dan stupa-stupa yang tersebar di Indonesia. Setelah puas melihat ruangan-ruangan yang terdapat di lantai satu pada gedung pertama, kita dapat beranjak ke ruangan lantai dua dari gedung ini. Di lantai dua gedung ini, kita dapat melihat berbagai kerajinan keramik dari Asia, maupun kerajinan keramik lokal Indonesia. Selain keramik, di ruangan lantai dua gedung pertama ini kita juga bisa melihat aneka motif batik yang tersebar di Indonesia.

Setelah puas melihat-lihat koleksi di lantai dua pada gedung pertama, kita bisa langsung memasuki lantai dua pada gedung kedua lewat jalan sambung yang terdapat diantara kedua bangunan. Di lantai dua yang terdapat pada gedung kedua ini, kita bisa melihat berbagai alat-alat tradisional yang jaman dahulu digunakan untuk membantu kegiatan manusia. Misalnya saja, alat-alat pertanian, alat penggilingan tebu, dan alat membuat keris. Masih diruangan yang sama, kita dapat melihat aneka kerajinan yang terbuat dari kayu. Seperti lemari, kursi, pendopo, dan gapura ukir yang kesemuanya terbuat dari kayu. Berbeda dengan koleksi di lantai dua, koleksi di lantai satu pada bangunan kedua ini berisi kerajinan-kerajinan yang terbuat dari gerabah. Namun selain kerajinan gerabah, di lantai pertama gedung kedua ini juga terdapat replika meriam-meriam peninggalan belanda. Di ruang ini juga terdapat tabung-tabung kaca berisi miniatur-miniatur yang mengilustrasikan peristiwa sejarah semasa jaman penjajahan dan kemerdekaan.

Bukan hanya itu, Museum Ronggowarsito ini masih punya satu gedung lagi yang wajib kita jelajahi. Di bangunan ketiga pada kompleks Museum Ronggowarsito ini, kita bisa melihat berbagai koleksi khas Semarang. Ada peralatan gambang Semarang, dan ada pula pakaian pernikahan ala Semarangan. Selain itu, di ruangan yang dinamakan “Era Pembangunan Jawa Tengah” ini, ada juga perkembangan mata uang di Indonesia, penjelasan tentang berbagai kota atau daerah yang terdapat di Jawa Tengah, serta pembangunan-pembangunan berbagai sektor yang terjadi di Semarang. Untuk lantai kedua yang terdapat pada bangunan ketiga ini, diisi oleh berbagai koleksi wayang yang terdapat di Indonesia, berikut dengan replika panggung pertunjukan wayang lengkap dengan alat musik pengiringnya.

Satu lagi yang tak kalah menarik, di Museum Ronggowarsito ini juga terdapat ruang koleksi emas. Disini, dipajang berbagai kalung, cincin, perhiasan kepala, dan alat-alat perlengkapan upacara keagamaan yang terbuat dari emas.

Nah, untuk masalah biaya, tak usah khawatir. Cukup dengan membayar sebesar empat ribu rupiah, kita sudah bisa menikmati berbagai koleksi yang terdapat di museum ini. Dengan biaya yang terjangkau, kita sudah mendapatkan berbagai pengetahuan baru, menarik bukan?
(Ardha)

This slideshow requires JavaScript.

 Berita Terkait Lainnya:

Indahnya Pemakaman Perang Belanda Ini!

Menyaksikan ‘Atraksi’ Ikan Terbang di Marina

Bernostalgia Kelezatan Sempolan, Jajanan Masa Kecil

Pantai Marina Banjir Pengunjung di Awal Tahun

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s